<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d7526274237257862594\x26blogName\x3dPORTRAITURE+IMAGES\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dLIGHT\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://agus-sarwono.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3din\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://agus-sarwono.blogspot.com/\x26vt\x3d4576254943501489447', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

human activity stock photos
ABOUT ME
Mengenal Hidup Dalam Arti Sesungguhnya dari Masyarakat yang terdiskriminasi oleh sistem yang memiskinkan dan korup. Saat ini Bekerja disebuah Lembaga Swadaya Masyarakat dengan Issue Anti Korupsi dan Pernah aktif dalam Jaringan Kerja Gerakan Lingkungan, Tani dan Nelayan. Photography Adalah Aktivitas Merekam Cahaya, Komposisi Cerita, dan Detail serta Warna Dalam Sebuah Figura. Available for assignments; editorial, documentary, portraits, commercial

click here for my links & archive


“ Seluruh gambar dan informasi yg ada dalam website ini dilindungi oleh Undang-undang HAK CIPTA No. 19 - Tahun 2002 "


Teplok
Berawal dari berita yang tersebar di seluruh Nanggroe Aceh Darussalam soal pasokan Listrik yang bekurang untuk seluruh konsumen, maka dalam tiap harinya konsumen Listrik di Provinsi ini harus mengalami pemadaman secara bergiliran. Lama pemadaman antara 3 s/d 6 jam setiap harinya. Namun pada kenyataannya, pemadaman yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak menentu waktunya sehingga konsumen mengalami kekecewaan dan marah atas perusahaan tersebut. Yang lebih konyol lagi, ketika di hubungi kepada nomor telp pengaduan, jarang sekali ada petugas yang bersedia menerima pengaduan masyarakat yang ingin bertanya, ”kapan listrik akan menyala kembali?”. Yah, mau bagaimana lagi, sebagai rakyat kecil kita menerima kebijakan tersebut, meskipun sangat mengecewakan dan tetap saja tiap bulannya harus membayar. Sepertinya, nama Perusahaan Listrik Negara (PLN), ada baiknya diganti menjadi “Pengusaha Lilin Negara”.

Ketika Listik padam, salah satu altenatif yang dipakai adalah Genset, kini penjual Genset di Banda Aceh, lumayan merauk keuntungan yang relatife besar. Angka penjualan lumayan meningkat, namun bukan berarti para penjual ”menari” diatas kegelapan, memang dasarnya rejeki penjual Genset yang bagus. Harga Genset relatif mahal, dan membutuhkan biaya extra untuk bahan kabarnya. Lalu bagaimana dengan masyarakat kecil, yang belum mampu mengeluarkan bugetnya untuk membeli Genset dan Solar, tentu saja masih ada alternatif lainnya, yaitu Lilin. Lilin adalah sumber penerangan yang terdiri dari sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Sebelum abad ke-19, bahan bakar yang digunakan biasanya adalah lemak sapi. Sekarang yang biasanya digunakan adalah paraffin. Lilin yang diproduksi saat ini, tentu berbeda dengan lilin tempo doeloe, yang masih berbahan baku lemak sapi yang usia menyalanya lebih tahan lama. Untuk ukuran standar lilin sekarang paling lama 1 batang lilin adalah 30 menit, nah kalau listrik padam hingga 6 jam, artinya kita membutuhkan sebaganyak 12 batang lilin untuk menerangi satu tempat, ruang tengah misalnya. Bagaimana dengan ruangan yang lain, dapur, ruang tidur atau bahkan toilet, berapa banyak yang kita butuhkan. Dan ini merupakan pemborosan.

Ada alternative lain? Tentu saja ada, Lampu Tempel atau dalam bahasa Jawa di kenal dengan nama Teplok, dan dalam bahasa Aceh adalah Panyot . Lampu kaca dengan bahan bakar minyak tanah dan sumbu sebagai sumber api yang mampu menerangi ruangan dikala padam, merupakan alternatif lain dari Genset dan Lilin. Umumnya lampu seperti ini berbentuk lampu yang digantung, duduk, atau ditempel di dinding dengan bahan beling bening sebagai wadah minyak tanah. Namun berkembangnya Jaman, bentuk dari lampu ini sudah mengalami perkembangan. Yang pasti lampu ini lebih efisien dari Lilin dan Genset.

Nah Foto ini pun dibuat disaat mati lampu juga, dari pada tidak berbuat apa-apa, mendingan belajar motret still life saja, ambil Camera dan Lensa Tamron 70-300 mm serta tripot. Berikut data Exif : File name; IMG_5163.JPG - Camera Model Name; Canon EOS 350D DIGITAL - Shooting Date/Time; 26/11/2007 20:45:17 - Tv(Shutter Speed); 13Sec. - Av(Aperture Value); F22 - Metering Modes - Exposure Compensation ; 0 - ISO Speed; 100 - Lens ; 70 – 300 mm - Focal Length ; 218,0 mm – Flash ; Off - White Balance ; Cloudy - AF mode ; One-Shot Af.
( 15.02 ) Agus Sarwono Selasa, 15 April 2008 Comments (0)

my link
monthly archive
credits

agus.sarwono78@gmail.com
agoez78@gmail.com
+628126992667